Motivasi diri lahir dari jiwa yang penuh semangat dan keyakinan dalam diri seseorang , sehingga menghasilkan pikiran yang merangsang atau menggerakkan seseorang itu menjadi dorongan yang kuat untuk melakukan suatu tindakan atau kegiatan sehingga ia dapat mancapai tujuannya.
Motivasi terbentuk oleh cita-cita dan impian besar seseorang yang ingin diraihnya. Kisah kesuksesan berawal dari sebuah impian yang diimplementasikan dalam serangkaian kegiatan yang dilakukan dalam kehidupan sehari-hari.
Seseorang yang mempunyai impian besar harus percaya diri bahwa ia akan mampu mewujudkannya. Disertai dengan keyakinan terhadap Tuhan yang akan membantu dan mendampinginya melalui hati nurani.
Menurut Robert K. Cooper Phd bahwa hati mengaktifkan nilai-nilai kita yang terdalam, mengubahnya dari sesuatu yang kita pikir menjadi yang kita jalani. Hati mampu mengetahui hal-hal mana yang tidak boleh, atau tidak dapat diketahui oleh pikiran kita. Hati adalah sumber keberanian dan semangat, integritas serta komitmen. Hati adalah sumber energi dan perasaan mendalam yang menuntut kita untuk melakukan pembelajaran, menciptakan kerjasama, memimpin, dan melayani.
Motivasi yang berasal dari dorongan suara hati atau hati nurani dan keyakinan bahwa Tuhan senantiasa dekat ini akan memancarkan nilai-nilai spiritualitas. Nilai-nilai spiritualitas dalam motivasi akan melahirkan motivasi yang positif, motivasi yang sarat dengan serangkaian langkah-langkah spiritual dan optimisme terhadap keberhasilan.
Prof. Danah Zohar dan Prof. Ian Marshall dari Harvard University dan Oxford University memaparkan tentang kecerdasan spiritual dalam bukunya “Spiritual Quotient (SQ)”. Mereka berdua menjelaskan kecerdasan spiritual berkaitan erat dengan persoalan makna hidup. Menurutnya, kecerdasan spiritual dapat menilai langkah-langkah hidup seseorang lebih bermakna dibanding orang lain. Jadi hidup tidak hanya kosong tanpa makna yang jelas.
Kemudian, Wolf Singer, Michael Persinger dan V.S Ramachandran menemukan fungsi God Spot yang terintegrasi dalam otak manusia. God Spot sebagai pembimbing manusia untuk terus menerus mencari makna hidup. Manusia yang berhasil memaknai hidup ini dengan spiritualitas akan memotivasi dirinya untuk mengambil aktivitas yang terbaik, jauh dari perbuatan mendholimi orang lain, menebarkan kebaikan dan kemakmuran dalam mencapai impian.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar